13
Sep
10

Sugeng Rawuh Sugeng Pinanggih Kaliyan Kabul

 

Bapak-bapak, ibuk-ibuk, hadirin hadirot yang kami hormati, adik-adik sekaliyan yang kami cintai dan kami sayangi, handai taulan yang saya muliakan,

tetangga kiri-kanan yang mohon beribu-ribu maaf atas segala gangguan splatter dari kami pada peralatan elektronik (Telepon, VCD, TV, Soundsystem, Kulkas, AC, Mesin Cuci, Kipas Angin, dlsb). Selamat datang dan terima kasih nan tak terhingga atas berkenannya mengunjungi Blog Koh Kabul yang penuh bau uthis.


Halaman ini secara khusus kami dedikasikan kepada seluruh Kabul-Holic dimanapun anda berada. Mungkin ini sedikit membantu memberikan gambaran tentang sosok  Kabul yang banyak kalangan setuju dengan ketampanannya yang beda-beda tipis dengan Damarwulan,

meskipun Damarwulan sendiri amatlah sangat keberatan dengan pendapat tersebut.

Tapi sudahlah. Sementara kita abaikan dahulu perkara setuju tidak setuju tersebut di atas, yang jelas Bang Kabul masihlah seperti yang dulu, yang baik budi, sumeh-grapyak-ndemulur, ndak sumbung juga rajin menabung, bahkan rajin pula ngrikiti tabungan. 

antenna kabul


25 Tanggapan ke “Sugeng Rawuh Sugeng Pinanggih Kaliyan Kabul”


  1. 1 edo
    24 September 2010 pukul 23:09

    Di tempatku kok gak bisa dengar pancaran radio kabul ya….?

  2. 5 nanangbondowoso
    25 September 2010 pukul 08:14

    Berarti gampak golekane wak Kabul…numpak sepur jurusan Jakarta, turun di jomplangan Mbredill.

    • 25 September 2010 pukul 11:29

      Kuntul di tengah sawah mbah. Bentul ndak salah, monggo pinarak.

  3. 7 Syamsuddin.
    21 Januari 2011 pukul 07:46

    Salam kenal mas kabul.saya dari makassar apa ya masi ada orang main 80 meter band ,kalo saya dengar di makassar tdk ada yg kedengaran.

    • 23 Januari 2011 pukul 06:53

      Salam kenal kembali, beberapa kali kami sempat kontak dengan rekan di Sulawesi Selatan saat propagasi fair, dari komunikasi tersebut desas-desusnya di Kabupaten Maros dan sekitarnya sebetulnya banyak yang muncul di AM 80 meter dan hanya lokal-lokalan. Katanya sih. Sementara kalau di Jawa & Madura wah nggak ada sepinya wajah 80 meter AM apalagi pada saat-saat propagasi membuka.
      Terima kasih dan salam buat rekan-rekan di Sulawesi Selatan.

  4. 2 Februari 2011 pukul 11:10

    he he he coba di inceng aku yo gawe blog di http://itok80mradio.wordpress.com/

    • 3 Februari 2011 pukul 11:49

      OK Boss Siapp segera meluncur..Lapan Anam, Solo Bandung!

  5. 2 Februari 2011 pukul 11:12

    Roger wak kabul ….

  6. 12 Syamsuddin.
    29 Juli 2011 pukul 21:33

    Apa ada cara mengatasi/mengurangi QRM di Radio yg sangat mengganggu.

  7. 31 Juli 2011 pukul 12:05

    @om syamsudin,, kalau saya seh cara mengatasi/menugurangi QRM yg sangat mengganggu biasanya : _matikan segalaperangkat elektronik yg mengandung qrm seperi TV, kulkas, kompuer, bahkan cas Hp walaupun kecil cukup kuat qrmnya,, bahkan saya pernah pake cara yg ekxtrime (klau pas lg pengen monitor bg) saya bahkan matikan meteran listrik di rumah,,, :-)

    • 31 Juli 2011 pukul 16:15

      ..waduh wak kabul iki piye ..kalau meteran listriknya dimatikan pemancarnya jd ikutan mati..piya kabare ? suwe ora muncul aku boss..

  8. 1 Agustus 2011 pukul 03:56

    @om Itok,,, trik di atas trik saya klau untuk monitor doank om,, radionya pake battry,,,, gk pantes d tiru seh om kebiasaan d atas heheheheh :-)

    • 16 nanangbondowoso
      14 Agustus 2011 pukul 05:41

      La kalau semua listrik dimatikan, ngebrike pakai juga pakai bateray atau accu…….itu kalau ada.
      Kalau gak ada pakai lilin juga boleh ko’…….ha…ha….

  9. 14 Agustus 2011 pukul 07:32

    .. iya betul ,trik diatas memang sangat membantu sekali untuk menghindari interferensi dari peralatan listrik di sekitar kita seperti : lampu neon yg pake electronic ,televisi plasma ,power supply pwm yang filternya jelek ,charger handphone atau laptop dll ,kita mesti cobain satu-persatu sambil dengerin radio he he he …

  10. 18 Oni
    15 Agustus 2011 pukul 00:25

    So.. pertanyaan Om Syam blm terjawab ya… he…he..

    • 15 Agustus 2011 pukul 18:00

      ..kita mesti kenali sumber interferensi berasal dari mana ,misal melalui jala-jala PLN bisa kita pasang Noise filter / Common Mode filter , dan pada Receiver tentunya harus ada Noise Blanker,Ground tanah yang sempurna juga bisa membantu .

      • 18 Agustus 2011 pukul 19:10

        gambare noise filter mana boss, mbok saya tak nyonto.

      • 21 Oni
        28 Agustus 2011 pukul 01:04

        tuh dia mas… ada skema noise blanker yg bisa dipasang diradio kempitan?????? ground tanah saya pake dalam 3 meter belum membantu…

  11. 15 Agustus 2011 pukul 10:31

    Itok blognya dah di resmikan apa blum, kalaubelum gak enak mampirnya ha ha ha

    • 15 Agustus 2011 pukul 18:01

      udah diresmikan mas agus ,sing ngresmikan mas Nanang Bondowoso

      • 24 nanangbondowoso
        22 Agustus 2011 pukul 04:53

        Lha wis dibelihno wedhus ko’ (JBL 35), coba takokne wak Kabul….?

      • 22 Agustus 2011 pukul 11:12

        Mbeeee,,ee,,,,,eeeekkk


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s


BLITAR, INDONESIA

Powered by web analytics software.

Panjenengan Tamu Kaping:

  • 44,164 hits

Kabul 8 7

Calon Wakil Presiden Uganda
free counters
Kabul Tembel bin PM (Parto Moeloed zonder huruf T) Osc: 2SK241, 2x 2N3904 Pre Driver: 2N2222A-2SC2053-2SC2166 RF PA: IRFP250N Modulator: OCL 150 Antena: Kabel Telpon 2x17m
Click for Jakarta Soekarno-Hatta, Indonesia Forecast

 

September 2010
S S R K J S M
« Mei   Nov »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 18 pengikut lainnya.


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.