Oleh am80mkabul


17 Tanggapan ke “Receiver AM”


  1. 1 budi ernawan
    5 April 2010 pada 09:09

    minta skema am 8o m lengkap

  2. 28 Mei 2010 pada 15:29

    koh kabul alamatnya salah httpnya pakai s jadi https://pemancar…..dst oce. atau bisa liat di blogku

  3. 5 sutrisno
    9 Agustus 2010 pada 21:42

    otak-otok-otak-otok-otak-otok blung………

  4. 7 srundenggosong
    3 April 2011 pada 12:59

    waduh,…reciver-nya cuantik,antik dan sudah ndak ada yg jual.
    jika pun ada yg jual harganya sudah mendekati dan lebih 1/2 jeti.
    yang saya tanyakan koh,..
    1. pada gambar atas SPOEL OSC dan SPOEL ANTENA bisa tdk kita buat sama,
    toh selisih freq. cuma 455KC?
    maklum koh,..kabul radio baru jaman sekarang cuma abal2, ndak ada yg bener.
    salam buat sekelurga.

  5. 8 SYAMSUDDIN.
    15 April 2011 pada 09:22

    keliling 2 kota makassar nyari toroid hidung babi sebiji pun tidak ketemu,hanya ketemmu si hidung belang.dengan hormat saya mohon kpd mbah

    • 9 am80mkabul
      15 April 2011 pada 18:27

      Itulah susahnya Oom, dulu waktu TV kita masih menggunakan VHF, hidung babi berserakan dimana-mana. Sekarang saat TV VHF punah, cari sebijipun bisa jadi nggak nemu sama sekali.
      Sebenarnya hidung babi tersebut hanya alternatif, sedangkan aslinya direkomendasikan pakai Amidon dengan warna kalau bisa merah. Bentuknya cincin kayak permen Polo, diameter kurang lebih 1(satu)cm.
      Ngomong-ngomong Hidung Belang itu apaan sih Oooommmm..??

    • 10 nanangbondowoso
      24 April 2011 pada 07:35

      Pak Syamsudin Makasar….
      Ditempat saya masih buanyak toko yang jual toroid hidung babi, tapi yang kecil (13mm x 7mm).
      Saya mencoba pakai itu juga bisa.
      Alamat yang lengkap mohon dikirim ke e-mail saya, nanti tak kirim

  6. 19 April 2011 pada 13:12

    hidung belang,itu hidung yg warnanya belang kena oli di OT he he he

  7. 12 srundenggosong
    20 April 2011 pada 15:44

    Paling modal rokok gudang garam peli-ter 1 bungkus, receiver gak kalah sama NATIONAL http://srundenggosong.blogspot.com/2011/04/am-receiver-80-meter-band.html

    • 13 subrew
      17 Mei 2011 pada 16:52

      seep….
      kaya’ di Panasonic RL 4249.
      dikasih signal meter ama digital konter maknyuaaaass, langsung on.

  8. 15 Jagawana
    28 April 2011 pada 15:23

    Boss Tomank gambarnya skema mohon koreksi untuk L1 dekat kaki no 16 ada kesalahan, seharusnya dari tap ke kaki 16 terus ujungnya ke C = 200 pF dan Varco. Itu dicocokkan sama gambarnya Oom Srundeng kayaknya begitu. 73.

  9. 18 Mei 2011 pada 15:28

    Terima kasih atas koreksinya nanti saya edit kembali setelah pekerjaan agak senggang

  10. 19 November 2011 pada 01:30

    Salam hormat Kepada Rekan2 Semua yang ada di Blok ini, Tolong dong Kasih Tahu Caranya memasang Counter Digital Frekwensi untuk Radio SW1 nyambungnya dari mana?


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s




Вы в настоящее время Kaping Гости:

  • 53,303 hits

Kabul 8 7

Calon Wakil Presiden Uganda
free counters
Kabul Tembel bin PM (Parto Moeloed zonder huruf T) Osc: 2SK241, 2x 2N3904 Pre Driver: 2N2222A-2SC2053-2SC2166 RF PA: IRFP250N Modulator: OCL 150 Antena: Kabel Telpon 2x17m カブールSTYビンPM(Parto Moeloedゾンダー手紙T) OSC:2SK241、2N3904×2 プリドライバ:2N2222A-2SC2053-2SC2166 RF PA:IRFP250N 変調器:OCL150 アンテナ:ケーブル番号2x17m
Click for Jakarta Soekarno-Hatta, Indonesia Forecast

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 17 pengikut lainnya.


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.