Oleh am80mkabul

Pesiapan yang dibutuhkan untuk hajat ini adalah sebuah VU meter yang benar-benar sehat, diutamakan yang goyang kiri, kalaupun susah dapatnya, goyang kanan bolehlah. Lebih sip jika dapatnya dari amplifier, tape deck, radio tape jadul atau peralatan elektronik jadul lain yang mengandung VU. Ini dikarenakan jika kita pakai VU yang sekarang beredar, jarumnya gendal-gendul kayak bandul jam tembok jaman Londo. Susah mbacanya.

Persiapan rampung, sekarang giliran otopsi radio. (Usahakan uluk-salam sebelum membongkar radio, buat njagani kalau-kalau di dalam radio ada demit mendekam di dalam. Lebih-lebih jika radio didapat dari pasar Loak yang ndak tahu riwayatnya.)

Langkah pertama potong jalur bias dari IF Transformer Putih (Titik A dan B pada gambar) kemudian pasang VU di situ. Coba hidupkan radio dan putar gelombangnya. Jika VU bergoyang-goyang sementara radio berbunyi normal berarti anda berhasil sukses. Sekarang tinggal merapikan sesuai selera. Jika S-Meter ditempatkan di luar Radio tentunya kudu dikasi kabel secukupnya, dan biar VU bisa di-adjust jangan malu pasang VR sekitar 1K. Jangan malu juga untuk merubah posisi VR menjadi Paralel dengan VU nya, jika suara Radio jadi kurang keras atau terjadi penurunan sensitivitas penerimaan.

Ini adalah satu diantara berbagai cara yang sederhana untuk memasang S-Meter pada Radio SW1 Kempitan, dan tentu saja teori ini diperuntukkan bagi dulur-dulur yang sepanjang hidupnya belum pernah memasang S-Meter pada radio SW1 Kempitan. Tentunya tidak berlaku bagi yang sudah menyandang gelar “Danyangane Brik-brikan”. Atas perhatiannya disampaikan terima kasih.

Cacatan:  Dicontohkan disini obyek pemasangan S-Meter

pada radio kempitan merk

National R-4250Y dua band (SW-MW) baterai dua.

Pemasangan untuk merk lain

kurang lebih teorinya sama persis.


18 Tanggapan ke “Masang S-Meter pada Radio Kempitan”


  1. 13 Oktober 2010 pada 20:14

    om, klw ada radio kempitan yg gk di pake,, bagi2 ke saya ya om…
    hehehehehehe :) :D

  2. 2 nanangbondowoso
    15 Oktober 2010 pada 13:31

    Hayo….hayo….mumpung ada yang mau pasang S-meter, silahkan mendekat jangan malu-malu…bawa radio anda untuk dipasangi S-meter yang angkanya ditulis sendiri. Merk S-meter, tinggal minta

  3. 5 November 2010 pada 10:30

    oomm,,, mohon bantuannya dikit om,,
    saya punya radio jadul merk JEnsonic, 2 band SW1 dan MW pake 2 buah battry,,,tapi lagi rusak om,,
    kerusakannya gk bisa nangkap siaran om,, hanya suara seperti gk ada siarann alias bunyi dengung khas radio sw1 saja,,
    biasanya komponen apanya ya om yg rusak??? sudah saya periksa semuanya tp tetap gk bisa nangkap siaran…
    mohon bantuannya ya om

  4. 5 adisofiyan
    17 Mei 2011 pada 13:02

    pak dhe kabul,saya niru masang S meter itu,tapi kok gak isoyo, radionya baru mau bunyi setelah VU ya njedug, kalau diseri pakek potensio terus potensionya di kecilin radione dakgelem bunyi,padahal arus basisnya sudah saya tambah,pernah bisa buyi tapi pada saat ada signal masuk kok VU nya goyang nya ke kiri ndak ke kanan. padahal VU nya goyang kiri,sudah saya coba juga pasang di emitor secara pararel. tapi pada saat ada signal masuk malah vu nya goyang ke kiri ndak kekanan,apa memang goyangnya ke kiri,padahal radionya persis NATIONAL, opo radioku gendheng yo????

    • 6 am80mkabul
      17 Mei 2011 pada 19:36

      Mosok, ndak ngapusi? Nanti jangan-jangan keliru nyambungnya. Punya saya gini Pak Dhe: kaki VU yang satu ke kaki tengah IFT, satunya lagi ke body IFT. Sudah, beres, ditutup radionya.

      • 7 Oni
        18 Mei 2011 pada 20:07

        Saya pun punya cerita yg sama dg mas adi..
        Jadi setelah VU dipasang trimpot saya seting hingga VU mentok kanan pada frekuensi yang kosong…nah ntar pas ada sinyal masuk VU akan goyang kekiri…kebetulan saya punya copotan VU yang punya label tuning 0 disebelah kanan dan 10 disebelah kiri.. (Kira2 yg salah apa ya..)
        Percobaan saya lakukan pada Radio Cawang TN430 dan Radio National RL200 Gema Nusantara…(bak dapet durian runtuh saya dapet 2 radio jadul ini..he..he..)

      • 8 am80mkabul
        19 Mei 2011 pada 19:42

        Nah itu dia! VU meter yang saat off nyandarnya ke kanan, enggak ke kiri seperti umumnya. Dapat dari mana Bang?? Curiga nichhhh

  5. 9 adisofiyan
    20 Mei 2011 pada 19:41

    ndak keliru pak dhe. ada cara lain??? soale VU goyang kanan ndak ada.,.,

  6. 1 Juni 2011 pada 15:38

    iyo pakde…, punya saya persis sama kasusnya kaya punya om adisofiyan, tapi setelah trimpot tak tune, suara keras,
    gini, saya hidupkan radio, jarum gerak kekanan, karena saya pakai VU meter buatan sekarang, kekanan, awalnya nda bunyi sama sekali, trus saya paralel tuh VU sama trimpot, tak tune pool kekanan baru bunyi radionya, trus kok kalo dapet sinyal VU malah gerak kekiri…,
    jadi kalo radio dihidupkan ga ada sinyal mentok dikanan, trus kalo dapet sinyal jarum gerak kekiri….itu gimana itu,,,,,?????sableng yo pakde???hehehe

  7. 1 Juni 2011 pada 15:54

    sekarang:
    jadi radio mati posisi jarum dikiri, trus dihidupkan jarum gerak kearah kanan mentok, signal kosong, terus, kalo ada signal jarum geraknya kekiri…,

    hehehe…, itu signal meter gimana itu…..

  8. 12 Duna Angga wan
    1 Juni 2011 pada 16:25

    @kukuh,,, aq malahan sampai sekarang gk bisa2 masang S-meter…. hehehehe

  9. 3 Juni 2011 pada 11:46

    gak usah pakai s Meter yg penting kedengaran ….betul gak wan

  10. 3 Juni 2011 pada 15:44

    ya biar mantaffff

  11. 15 Jagawana
    6 Juni 2011 pada 09:04

    Ah tinggal angka skalanya saja dibalik, homebrew kok repot2 hehe hehe . . .

  12. 17 adisofiyan
    7 Juni 2011 pada 14:30

    tiru disini wae http://am80mkabul.files.wordpress.com/2010/05/am-trx-xxx-jbl35-red.png .cari tulisan AGC.nah……itu khan ada S-meter.siapa tau iso…sip wak????


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s




Вы в настоящее время Kaping Гости:

  • 53,303 hits

Kabul 8 7

Calon Wakil Presiden Uganda
free counters
Kabul Tembel bin PM (Parto Moeloed zonder huruf T) Osc: 2SK241, 2x 2N3904 Pre Driver: 2N2222A-2SC2053-2SC2166 RF PA: IRFP250N Modulator: OCL 150 Antena: Kabel Telpon 2x17m カブールSTYビンPM(Parto Moeloedゾンダー手紙T) OSC:2SK241、2N3904×2 プリドライバ:2N2222A-2SC2053-2SC2166 RF PA:IRFP250N 変調器:OCL150 アンテナ:ケーブル番号2x17m
Click for Jakarta Soekarno-Hatta, Indonesia Forecast

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 17 pengikut lainnya.


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.