13
Sep
10

Tembak Varco

Para home-brewer yang terhormat, sebelumnya kami laporkan bahwasanya dongeng ini bersumber dari http://www.qsl.net/n4dfp/buildcaps.html karya kreatif Mister

David Hammack, N4DFP.


Masa sekarang ini rasanya mencari “Varco Besi” adalah perjuangan yang cukup menguras tenaga dan perasaan, sehubungan semangkin langkanya barang tersebut. Dan jikalau pada akhirnya kita tidak berhasil mendapatkannya, tidak usahlah berkecil hati karena sebenarnya kita bisa bikin sendiri dengan ongkos murah, tentunya dengan fungsi yang ndak jauh beda dengan bikinan pabrik.

 

 

 


14 Responses to “Tembak Varco”


  1. 1 paijo
    29 Oktober 2010 pukul 20:41

    lhah itu bahannya logam pake apa pak??

    • 2 am80mkabul
      30 Oktober 2010 pukul 18:27

      Boss Paidjo Yth, material yang kami gunakan adalah alumunium bekas, bekas bor/papan nama/billboard untuk stator dan rotor. Kami buat patroon dulu dengan kertas karton untuk plat rotor maupun stator, kemudian kami gunting alumuium plat, persis seperti patroonnya. jumlah rotor dan stator menurut sumber kami (David Hammack, N4DFP) adalah 450pF untuk 25 plat rotor dan 24 plat stator.
      Lain-lain mur-baut dan material isolator (alklirik atau PCB yang sudah dihilangkan lapisan tembaganya) disini yang kami pergunakan aklirik ketebalan 1,5-2mm. Lebih detail dan jelasnya silahkan di-klik link kami. Terima kasih dan selamat mencoba.

      • 31 Oktober 2010 pukul 07:57

        Siap diconto….saya lagi butuh beberapa 365pF. Kamsia.

        Salaman.

      • 31 Oktober 2010 pukul 15:43

        Pro Mas Prayudi, hasil peniruan kami seperti yang telah kami foto tersebut berkapasitas total sekitar 140pF. Sekedar gambaran. Jika Mas Prayudi menginginkan kapasitas yang lebih besar, juga spasi yang lebih rapat, sepertinya mur seperti yang terlihat dalam foto perlu diganti ring dengan ketebalan yang diinginkan. Kelihatannya ini membuat penyetelan harus dengan ketelitian dan ketlatenan ekstra karena rotor dan stator akan sangat mudah bersinggungan.
        Jika mungkin memerlukan info tambahan, mohon klik disini
        Selamat mencoba, sukses, salaman.

  2. 31 Oktober 2010 pukul 19:50

    wah sangat bermanfaat artikelnya buat saya om,, saya masih pemula yg sedang merakit pemancar,,, untung saja komponen2 yg langka dan susah di cari masih bisa di buat,, untung aja ada blog seperti punya om Kabul yang gk pelit bagi2 ilmunya…. makasi om kabul… salam kenal

    • 1 November 2010 pukul 00:31

      Salam kenal kembali.
      Kami sering mendapatkan info juga dari sahabat-sahabat di internet maka kiranya wajib bagi kami untuk juga berbagi pengalaman sekecil apapun agar menghasilkan manfaat yang berguna bagi kita semua. Terima kasih dan selamat bereksperimen dengan radio anda.

  3. 7 gotri
    8 Februari 2011 pukul 17:05

    ternyata yang ditembak ndak hanya KTP,SIM varco juga ditembak.

    • 9 Februari 2011 pukul 14:14

      Sampeyan isok-isok ae hek hek hek

  4. 14 Februari 2011 pukul 16:25

    ada yg mau produksi gak ya…

  5. 10 carlie alfa oskar kilo ( CAOK)
    15 Agustus 2011 pukul 10:59

    salam kenal om kabul saya caok di depok,…susah bener saya cari dari RFC 2,5 /100mh sampe yg besar jg udeh susah bnr ,…cara tuk membuat RFC gmn tuh om spesifikasi’e dari mulai yg kecil sampe yg besar???tnks om sblm’e…..

    • 15 Agustus 2011 pukul 12:55

      Yah kami sendiri masih bingung cari spesifikasi RFC2,5mH/100mA yang ada di toko. Jalan pintasnya ya bikin pemancar yang skemanya enggak pakai RFC model begituan ha ha lagian rasanya untuk pemancar transistor sekarang ini kayaknya trend-nya pakai RFC binocular toroid. RFC2,5mH 100/200/300/500mA sudan ditinggalkan. Jadi ambil praktisnya bikin yang model pakai balun TV hidung babi saja, gimana nih..

  6. 16 Agustus 2011 pukul 10:03

    Kalau di depok khan dekat dengan jakarta bisa beli di glodok dan jangan lupa mampir ke tempatku ….:P

  7. 14 Oktober 2011 pukul 07:56

    Hai mas, lam knal aja ya!
    Aq ada second mas… Mo ku jual..
    Ini asli bukan rakitan lokal.
    Mampir ya di sini di http://www.radiogobank.wordpress.com

  8. 14 Oktober 2011 pukul 08:00

    Mas kabul, saya jg briker 80m thn 1997-2001.
    Saya pake nama Gobank dari Bogor.
    Apa qt pernah kontek ya….!!!
    Saya pake Lampu 21jz (2batang) kadang pake 12gb7.
    Buat temen Briker yg mau Rumus Gulung Trafo klik
    http://www.radiogobank.wordpress.com

    thanks


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Вы в настоящее время Kaping Гости:

  • 171,890 hits
free counters
Kabul Tembel bin PM (Parto Moeloed zonder huruf T) Osc: 2SK241, 2x 2N3904 Pre Driver: 2N2222A-2SC2053-2SC2166 RF PA: IRFP250N Modulator: OCL 150 Antena: Kabel Telpon 2x17m カブールSTYビンPM(Parto Moeloedゾンダー手紙T) OSC:2SK241、2N3904×2 プリドライバ:2N2222A-2SC2053-2SC2166 RF PA:IRFP250N 変調器:OCL150 アンテナ:ケーブル番号2x17m
Click for Jakarta Soekarno-Hatta, Indonesia Forecast

Top Post & Top Page

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 41 pengikut lainnya


%d blogger menyukai ini: